Di kota pahlawan ini mungkin tidak terlalu banyak objek wisata seperti kota Malang, tapi buat kalian arek Suroboyo nih, bisa juga menikmati weekend seru bersama keluarga, sahabat, ataupun pacar tanpa harus keluar kota. Seperti halnya kota Malang yang memiliki BNS atau yang dikenal dengan Batu Night Spectacular, di Suroboyo Carnival juga gak kalah seru tempatnya. 

   Banyak sekali destinasi yang di tawarkan di tempat ini, ada wahana indoor, wahana outdoor, area dolanan. Uniknya di tempat ini semua wahana permainan diberi judul dengan bahasa jawa alias suroboyoan. Tiket masuk kesini waktu itu sekitar Rp. 25.000 dan info terbari sih waktu setelah lebaran kemarin tiket masuk Terusan Sekitar Rp.60.000 untuk hari senin - kamis, sedangkan jumat - minggu sekitar Rp.80.000 

   Pertama kita masuk akan ada yang namanya galeri suroboyo, galeri ini berisi tentang sejarah suroboyo, makanan khas, bahasa - bahasa suroboyo dan masih banyak lagi buat kalian yang belum tau tentang suroboyo. Kalau masuk tempat ini sih gak bayar alias gratis rek...hehehehe...

Suroboyo Carnival


Galeri Suroboyo

Kota - Kota di Surabaya

     
    Bukan arek suroboyo kalau gak tau bahasa kayak gini ya, bahasanya memang terkesan kasar kalau di dengar.
 
Bahasa arek suroboyo
    
    Ini nih makananasli arek suroboyo, lontong balap yaitu campuran mie,lontong,tahu lentu(singkong) serta kuah yang dicampur petis dan bawang putih goreng. Selain itu ada semanggi sejenis seperti pecel juga sih, berisi sayuran ditambah dengan kerupuk khas yang sering aku makan wakty dari sd bersama petis.
Lontong Balap

 

Semanggi
     Selain itu ada Pirates Ghostship yaitu rumah hantu, disini kita bisa berjalan mengelilingi ruangan - ruangan, sebenernya sih gk serem sama sekali, mgkn karena efek masuk rombongan kali ya...hahahaha...

Pirates Ghost ship
     Ada juga yang gak kalah seru nih disini, yaitu Art and Wax House, semacam lukisan 3D dan juga patung patung lilin dengan tokok - tokoh terkenal seperti Einstein, Mr. Bean, Angelina Jolie, dan masih banyak lagi, walaupun gak mirip aslinya sih, tapi gpp lah.

Nonton bioskop dulu yes...

Ngumpilin koin

Kobongan le.....

Tak sobek-sobek lukisanmu

Bambu runcing amberr rek...

Jadi baby panda

Bang, kaki saya mana bang?

Tampak Besar

Tampak kecil

Awww...so sexy..hahaha

Naik perahu ala - ala Eropa gtu

Apa yang anda pikir kan tentang orang ini?

MR. Bean Holiday

Ada den bagus ya? hahahaha

Woooww....Semongkoo

Iki lho rek pop art'e arek suroboyo
 
Balekno ndasku...haahhaha...
      Ada juga wahana outdoor yang gak kalah seru


Munyer ser

Omah Mumet




    Nah Berikut nama - nama wahana yang terdapat disana dengan bahasa suroboyoan rek:

Bumper car – 15.000
Keliling angkasa – 10.000
Art and Wax house – 25.000
Cinema 4D – 15.000
Avatar – 10.000
Omah mumet – 10.000
Motor edan – 10.000
Beskop 360° – 20.000
Komedi putar carousel – 10.000
Gondal gandul – 12.500 (baru)
Ferrish wheel – 10.000
Galeri angkut – 10.000
Go kart – 40.000
Rumah kinclong – 15.000 (baru)
Bledek coaster – 15.000
Munyer serr – 12.500 (baru)
Lampion KBS – 20.000
Perang laser – 30.000
Uber-uberan – 10.000
Arena dolanan – 2.500
Tambang mas coaster – 15.000
Topan badai – 12.500 (baru)
Sepor-seporan – 10.000
Orbiter – 12.500
Roda gila – 15.000
Sepor sirkus – 15.000
Pirates ghostship – 15.000 (promo)
Kocar kacir – 5.000
Kids kingdom – 75.000
E-Bike – 1 jam 35.000
3 jam 100.000 


   Gimana seru gak sih tempatnya? daripada jauh - jauh keluar kota ya, mending di dalam kota aja gak capek - capek juga. Biasanya juga selalu ada promo tiap bulannya, seperti acara lebaran, tahun baru, Valentine dan sebagainya.  Kayak gini nih buat para pasangan yang mau merayakannya, kalau jomblo jangan dibaca ya, skip aja...hahahahah...

 
    Untuk alamatnya berada di JL. Ahmad Yani No. 333, untuk hari senin - jumat buka Pukul 17.0023.00 WIB, sedangkan sabtu - minggu Pk. 16.00-23.00WIB.
    Malang merupakan destinasi wisata yang seru buat dikunjungi baik wisata alam maupun wahana. Seperti telah dibahas sebelumnya ada Pulau Sempu, Pantai Bolu - Bolu dan juga Banyu Anjlok, Taman Bunga Selecta, Kasembon Rafting sekarang aku mau nyobain nih explore ke kota apel ini dengan menggunakan kereta api dan naik angkutan umum karena sebelumnya selalu naik motor. 

    Awalnya gak ada niatan mau kemana, cuma pengen nyoba naik kereta ke kota ini. Tanpa ada rencana sebelumnya alias dadakan, mulai lah mencari tiket kereta api. Setelah browsing tiket akhirnya kita dapat tiket kreta api BIMA, walaupun ekskutif tapi harganya cuma Rp.40.000. Saat itu tiket kereta ekonomi udah pada habis karena bertepatan dengan libur tahun baru. Setelah fix pesan tiket akhirnya kita langsung cuusss berangkat ke stasiun sidoarjo. Jadwal keberangkatan awalnya pukul 06.30 wib, ternyata molor sampai jam 07.30 wib, gak apa-apa lah, daku sudah terbiasa menunggu kl kata Raisa sih apalah arti menunggu...hahahahaha...  

    Perjalanan menuju kota apel ini hanya memakan waktu 2 jam. Dalam perjalanan saya browsing tempat wisata yang ada di Malang. Setelah beberapa lama browsing, akhirnya kita menemukan destinasi wisata yang cocok yaitu omah kayu dan paralayang. Aku sih suka banget nyari destinasi yang berbau alam daripada ke tempat wahana permainan ataupun museum. Lama browsing menuju omah kayu dan paralayang akhirnya kita menemukan juga transportasi umum menuju kesana, yeeeaaayyy...akhirnya bisa juga mbolang dengan naik angkutan umum ke gunung.

   Saat tiba di stasiun Malang Kota Baru kita langsung mencari angkutan umum yaitu ADL dengan jurusan menuju terminal landung sari, ongkosnya cukup murah lho Rp. 5.000 aja padahal rutenya lumayan jauh. Sesampainya di terminal Landung sari, kita tanya kernet mau ke daerah paralayang atau pandesari dan akhirnya disarankan naik bis Puspa Indah Jurusan Jombang-Kediri-Tuban dengan tarif Rp. 8.000, wooowww...disini naik angkutan umum cukup murah lho dengan jarak yang lumayan jauh dibandingkan kota surabaya. Perjalanan menuju paralayang sekitar 1 jam karena macet dimana-mana. Akhirnya kita turun di pertigaan Pandesari dekat masjid, kemudian kita melihat ada arah panah PARALAYANG - 7 Km, yang awalnya pengen jalan kaki kita urungkan niat karena waktu itu juga mendung dan gak tau rute,kita nyoba tanya ke warung dimana letak omah kayu, ternyata masih satu tempat dengan paralayang, kemudian bapak - bapak di warung tersebut menawarkan ojek menuju omah kayu tarifnya Rp. 15.000, Ok fix akhirnya kita naik ojek dengan jalan yang cukup menantang karena jalannya belum mulus alias masih berlubang-lubang. 

    Sesampainya disana kita membayar tiket masuk sebesar Rp.5.000 untuk paralayang. Karena tidak membawa kendaraan kita naik keatas jalan kaki dengan kondisi tanah yang cukup licin tapi untungnya gak jadi hujan. sesampainya diatas kita bisa menikmati pemandangan alam kota malang. Paralayang dan omah kayu ini terletak di Gunung Banyak, jadi udaranya cukup sejuk dan dingin. Omah kayu ini konsepnya mirip seperti wisata Kalibiru di daerah Yogyakarta, sebuah rumah di atas pohon

Ngadem diatas ketinggian kota
Tempat parkir dengan view Gunung Banyak


     Kita bisa berfoto di atas rumah ini dengan ketentuan maksimal 6 - 8 orang selama 5 menit karena kalau lebih dari itu bisa bahaya, takutnya rumahnya ambruk kelebihan beban...hehehehe...

View Omah kayu dari bawah
    
    Nah, dari lokasi paralayang kita bisa menuju arah timur menuju omah kayu dan disini nanti akan ada penjaga untuk menarik tiket masuk sebesar Rp. 5.000

Loket Pembayaran Omah kayu

Kalau yang ini rumah tak berpenghuni :)



 Di omah kayu Malang ini juga bisa menginap lho guys, dengan tarif Rp.350.000- Rp. 450.000/ malam untuk 2 orang saja, harga yang sebanding bukan dengan pemandangan yang ditawarkan. 

Sumber : titofebrian.com

Penampakan kamar omah kayu
    Katanya sih walaupun berada diatas pohon rumah ini cukup hangat dan suasananya romantis karena kita dapat melihat indahnya kota malang di malam hari dari kejauhan. 

Tempat makan

    Kalau tadi kerumah kayu ke arah timur sekarang kita berjalan  ke arah barat, bukan untuk mencari kitab suci ya tapi ke paralayang, heheheh...




     Nah, kalau untuk paralayang sendiri tarifnya Rp. 350.000 / orang. Tempat ini gak pernah tutup, kalau paralayang ini hanya tergantung angin saja. Buat yang pengen uji adrenalin bisa coba terbang diatas kota malang. 

    Selesei sudah perjalanan kita kali ini di omah kayu Malang dan juga Paralayang, untuk kembali pulang  kita bisa naik ojek dengan tarif Rp.10.000/orang sampai ke pertigaan pandesari kemudian naik bis Puspa Indah. Cukup lama menunggu bis ini karena memang jarang. Setelah naik bis Puspa Indah kemudian kita turun di terminal Landungsari naik angkot ADL hingga stasiun Malang Kota Baru.