MIE RAMPOK SURABAYA - MAKAN MIE ALA HOTEL PRODEO

, , No Comments
   Tidak kalah dengan kuliner yang ada di Bandung, kini kota Pahlawan ini menyajikan kuliner yang makin kreatif dan inovatif buat memanjakan lidah para pecinta kuliner. Buat pecinta kuliner yang doyan makanan berbau sambal alias pedas perlu dicoba nih, makanan yang satu ini. Udah ada yang pernah kesana belum ya? Tempat ini berada di Jalan Ir. Soekarno (depan SPBU Kenjeran, Jl Merr, 1,3 KM utara Galaxy Mall, ke arah Jl. Kenjeran). Masih penasaran???? Yupzz...itu adalah tempat MIE RAMPOK SURABAYA. Disini bukannya tempat nongkrong para perompok lho guys..hehehe...tapi tempat ini memiliki konsep seperti penjara. Mulai dari tempat, nama menu, serta pegawainya yang berpakaian seperti tahanan. Buat yang pengen nyoba gimana sih rasanya makan ala penjara, kalian gak perlu deh nyolong ayam dulu atau nyolong pakaian dalam tetangga buat ngerasain gimana rasanya makan di hotel prodeo ini...hahahaha....

Penampakan tempat makan mie rampok

    Pertama kali kita datang, kita gak bisa tuh langsung masuk kesana, karena pintunya ditutup dan cenderung rame banget alias ngantri. Terdapat 2 antrian yaitu antrian pasangan dan antrian rombongan. Jika ada yang kosong baru kita disuruh masuk, dan penjaga pintunya akan berteriak: "Tahanan baru Datang" (lucu juga ya,hehehe..). Setelah itu kita akan ditanya pesen mie apa? pilihannya pun bervariatif yaitu :
  • Mie Rampok Salah Tangkap (5 cabai)
  • Mie Rampok Masa Percobaan (15 cabai)
  • Mie Rampok Tahanan Rumah (35 cabai)
  • Mie Rampok Hukuman Cambuk (55 cabai)
  • Mie Rampok Hukuman Mati (100 cabai)
 Dan semua menu itu harganya cuma Rp. 8000 aja lho guys, cukup murah bukan? (gimana kalau harga cabai naik ya).
 
Menu Mie Rampok
Setelah memesan menu mie, maka kita menuju kasir, untuk menu minuman dapat dipesan disampingnya bersama menu tambahan seperti gorengan dan steam, Harganya berkisar Rp. 3.000/biji. Namanya pun masih berbau - bau aparat gitu, nih penampakannya...

Menu Gorengan


Menu Steam
    untuk minumannya kemarin cuma sekitar Rp.4.000 Es Teh, dan Rp.3.000 Teh hangat, masih standart lah ya harganya. Nah, sambil menunggu menu mie nya kita cari tempat duduk, disini terdapat juga ruangan-ruangan dengan nama ruang tahanan seperti narkoba. Gak berapa lama kemudian, mie  pesanan pun telah siap, cara memanggilnya pun lucu lho : "Tahanan (nama pemesan)", nih buat yang penasaran bentuk mie nya kayak gimana...

Mie Rampok (belum dimakan lho...)
   Mie yang disajikan diberi suwiran ayam, daun bawang, kemudian ada kripik pangsit, irisan timun dan wortel.  Untuk rasa sih menurut saya biasa saja, mie nya juga agak keras. Kalau dibuat perbandingan antara Mie Akherat dan Mie Rampok menurutku sih masih mending mie akherat tapi gak tau lagi dengan selera orang lain, hehehe...

    Disini juga ada spot buat selfie lho, yaitu pojok selfie. Tempat ini gak begitu enak terlalu lama karena banyaknya pengunjung jadi hawanya panas. Setelah kita selesei makan dan akan pulang, penjaga yang di depan pintu masuk tadi akan berteriak : "Tahanan kabur ". Nih dia orangnya..

Penjaga Tahanan


Tempat ini buka setiap hari lho dari  jam 16.30 - 22.30 WIB, buat kalian yang masih penasaran boleh dicoba lah mampir kesini.