Melipir ke Madura rasanya kurang sip kalau kita nggak wisata kuliner juga. Setelah kita membahas tentang pantai lombang yang eksotis di daerah Sumenep, saatnya kita jalan ke Bangkalan. Awalnya sih nggak ada niat buat makan disana karena tujuannya  memang mau ke mercusuar, berhubung udah waktunya makan siang akhirnya kita mampir deh kesana karena udah terkenal tuh dimana - mana. Letaknya yang strategis di pinggir jalan membuat tempatnya mudah dijangkau.

    Tibalah kita dilokasi tersebut, Busseettt...Antrinya bo',sepertinya agak salah nih mampir ke tempat ini saat makan siang, ramenya amit-amit serta model pelayanannya yang ribet dan masih manual tapi anehnya bebek sinjay di berbagai cabang yang berada di kota surabaya,malang  ini selalu rame. Untuk harga Nasi Bebek + Teh Botol / Air Mineral Rp. 25.000-/porsi.

    Setelah memesan, kita gak sabar buat nyobain rasanya. Kalau menurutku sih rasanya agak asin, kayak kerasa penyedapnya, tapi bebek ini empuk banget ditambah dengan kremesan + sambel pencitnya yang menurutku lumayan pedas karena aku sendiri udah tobat dari dunia persambelan *ehehe... Mungkin ini yang menjadikan ciri khas dari bebek sinjay.

Bebek + sambel pencit+lalapan

Suasana di bebek sinjay Madura

Lokasi Bebek Sinjay Madura
Bebek Sinjay Madura ini sudah memiliki beberapa cabang di beberapa kota seperti :

 * Bebek Sinjay cabang Surabaya :
- Kaza City Lt. 3 Blok B No. 5, Jalan Kapas Krampung No. 45, Kapas Krampung Plaza.
-  Ruko Pertokoan Baru Jl. A.Yani No. 166. Surabaya, dekat Taman Pelangi, tepatnya di Timur Jalan Raya A.yani.
 
 * Bebek Sinjay cabang Jakarta : 
- Jalan Raya Jatiwaringin No. 181, Bekasi

 * Bebek Sinjay cabang Pandaan:
- Jalan Palagan Trip By Pass Pandaan, Pasuruan

* Bebek Sinjay cabang Malang: 
Karanglo Malang, (jl. Perusahaan No. 16, Malang)

* Bebek Sinjay cabang Sidoarjo:  
- Jalan Ponti No. 3, Magersari, Sidoarjo (Dekat GOR Sidoarjo)

   Aku sempet nyoba beberapa cabang dari bebek sinjay, waktu jalan sama keluarga ke malang kami mampir kesana, trus cabang yang di Surabaya tepatnya di Jl. A. Yani juga kebetulan diajak pak bos makan disana pulang meeting dari klien. Kalau menurutku sih, tempat makan bebek sinjay yang paling enak diantara beberapa cabang itu ya yang di daerah Pandaan, karena disana tempatnya lumayan luas dan juga ada gazebonya untuk lesehan bersama keluarga.  Kalau untuk yang di daerah A.Yani tempatnya ruko kecil, jadi makan juga gak bisa lama dan harus ngantri tempat duduk juga selain ngantri makanan. Kalau di Sidoarjo tempatnya lumayan besar daripada yang di Jl. A.yani cuma aku sendiri belum pernah makan kesana, karena menurutku rasanya sama semua sih.



 
    Madura..Sebuah pulau yang dulunya cuma tau dari peta dan yang ada dipikiranku waktu itu adalah tukang sate dengan baju belang-belang merah tidak lupa dengan kipasnya,hehehe...kebanyakan nonton tv kali ya. Dulu nggak pernah bayangin bisa jalan - jalan sampai madura, karena untuk menuju kesana kan harus menyebrang laut menggunakan kapal, tetapi sekarang akses menuju kesana sudah mulai gampang sejak adanya jembatan Suramadu. Setelah kita menyebrang Suramadu, maka kita akan melihat pemandangan pohon-pohon dan lahan yang cukup luas sepanjang jalan karena masih belum banyak rumah penduduk.

    Berawal keisengan tanpa direncanakan sebelumnya, aku bersama teman - teman berniat untuk kerumah dosen yang ada disana, ternyata dosen kami sudah balik lagi menuju surabaya. Alhasil kita memutuskan untuk jalan - jalan di pulau garam tersebut (ya ampun,nakalnya kita...hahaha). Awalnya belum ada tujuan yang pasti, setelah berunding kami memutuskan untuk ke pantai Lombang.

    Pantai ini terletak di kabupaten Sumenep, perjalanan yang kami tempuh cukup lama juga karena Sumenep merupakan kota paling ujung di Madura, tak apalah, semoga perjalanan kami terbayar dengan keindahan alamNya yang kata orang-orang pantai tersebut ditumbuhi tanaman cemara udang yang hanya terdapat di pantai lombang dan peraiaran Cina. Perjalanan dari surabaya menuju sumenep, sekitar 4 jam karena kita sempat nyasar ke jalan yang sempit dan penuh bebatuan, tanya penduduk sekitar juga karena gps nggak dapet sinyal..ahahaha...

    Setelah lama berputar-putar dan nyasar, sampai juga kami di lokasi tersebut. Deburan ombak,serta pasir putih yang halus serta jejeran pohon cemara udang sepanjang bibir pantai membuat teduh. Kami bermain di sekitar pantai dan tak lupa juga berfoto ria.

exploremadura.wordpress.com

batu pantai lombang

gaya kekinian..hahaha...

narsis di tepi pantai
Berkuda dulu nih...

berfoto dibawah cemara udang
     Biaya masuk ke pantai ini cukup murah yaitu Rp. 5.000,- /orang.  kalian juga bisa menyewa kuda untuk berkeliling sekitar pantai. Nah tuh lihat temenku udah kayak koboi kan? koboi nyasar...hehehe...peace...Setelah puas bermain air, berfoto dan naik kuda, perut kami terasa lapar, akhirnya kami isi perut dulu di warung yang ada sekitar sana yang menjual es degan dan rujak lontong (rujak madura). Hmm...sangat cocok bukan dengan suasana pantai yang mulai cukup panas karena matahari. Setelah makan, kami pun bersiap-siap kembali menuju Surabaya karena waktu perjalanan yang ditempuh juga lumayan lama.