Jalan - jalan ke Jogja kalau tidak mencicipi kulinernya rasanya kurang afdhol ya guys, banyak sekali tempat kuliner di Jogja yang perlu kalian coba. Selain gudeg, ada juga Tengkleng Gajah seperti yang kita bahas sebelumnya. Nah, kali ini aku akan coba mencari kuliner yang lain lagi untuk sarapan pagi.  

    Karena aku tidak begitu suka gudeg yang rasanya manis, maka pagi itu aku mencari sarapan yang lain, kemudian aku di ajak nyobain soto ayam yang sudah terkenal di daerah Sleman. "Hah, soto ayam?" dalam hati sih gak begitu suka dengan soto ayam, karena menurutku soto ayam juga sudah banyak dan sudah biasa di tiap daerah selalu ada dengan khas daerah masing - masing, karena tidak enak untuk menolak akhirnya aku pun ikut saja.

    Perjalanan dari Tugu menuju warung soto tersebut sih sebenarnya tidak begitu jauh, cuma kita sempet nyasar - nyasar juga karena warung soto ini letaknya di desa. 

     Dari Tugu Jogja lurus ke barat hingga Jalan Godean Km 6. Nanti di pertigaan Bantulan ambil kira hingga melewati rel kereta api. Setelah menyeberang rel ini ada pertigaan silakan ambil kanan.Sekitar 500 meter kemudian melintasi rel kembali dan disitulah warung legendaris itu berada. Alamat suratnya ada di Jalan Bibis, Dusun Mejing Kidul, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman.

    Kalau kita dari Malioboro sebenarnya sangat mudah untuk menuju ke sana, kita cukup mengendarai kendaraan hingga sampai di perempatan titik nol Jogja atau perempatan BNI, kemudian kita belok kanan ( barat ) lurus terus ke barat hingga kita jumpai perempatan Ngampilan masih terus ke barat, sampai perempatan Wirobrajan masih terus ke barat hingga kita temui perempatan Ring road Gamping masih terus lurus ke barat dan sampai didesa Ambarketawang, kalau kesulitan jangan ragu bertanya hampir sebagian besar Wong Jogja tahu lokasi Soto Pak Slamet.

    Setelah muter-muter dekat sawah, akhirnya ketemu juga warungnya. Warung yang cukup sederhana dan nyaman, dengan udara yang sejuk karena berada dekat sawah, suasana pedesaan sangat terasa sekali, jauh dari kebisingan kota. 


 Saat masuk kedalam, suasana warung pun terlihat sangat sederhana dan di bagian dinding terdapat beberapa foto artis yang terpajang. Membuatku semakin penasaran dengan rasa soto tersebut, akhirnya aku pun memesan menu soto tersebut.

sebelasipatigaaa.blogspot.com

    Tak berapa lama kemudian, hidangan pun datang, beserta tambahan lauk seperti tahu dan tempe bacem, ayam. Sekilas tidak ada yang istimewa dengan sajian ini, sama seperti soto ayam pada umumnya. Tapi tunggu dulu...saat aku mulai menyantap, ada rasanya yang berbeda dan lezat dari soto pada umumnya yang pernah aku coba. Rasa bawang putihnya yang cukup menonjol membuat menu ini terasa mantap meskipun kuahnya tampak bening. Ayamnya yang disuwir-suwir terasa lembut dan menambah kelezatan soto racikan Pak Slamet ini, saya pun menyertakan lauk tambahan tempe bacem. Tempe bacem di warung ini memang pas banget disantap bersama sotonya. Belum lagi perkedel kentangnya yang lembut dan gurih, dijamin bikin nagih. Tak sedikit pakar kuliner dari Jakarta sering datang ke tempat ini. 


    Walaupun yang datang kebanyakan bermobil dari kalangan selebritis serta pejabat,jangan dipikir harganya mahal. Kalian hanya mengeluarkan uang tidak lebih dari Rp. 20.000 sudah termasuk minum, krupuk, tempe bacem dan ayam, cukup murah bukan? Cobain deh, tapi jangan datang terlalu sore ya, karena tempat ini buka dari jam 07.00 - 16.00 WIB. Pada saat liburan sangat ramai,dan biasanya sudah mulai habis menjelang sore.
    Jogja selain dikenal dengan kota pelajar, kota yang satu ini selalu memikat hati saya untuk kembali. Selain dari keindahan alam yang memukau, disini juga banyak kuliner - kuliner yang wajib dicicipi seperti gudeg yang sudah pasti menjadi icon kota ini, ada juga Tengkleng gajah. Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata "gajah"? apakah kamu berpikir ini adalah daging gajah? Eiiittss....tunggu dulu, kalau kamu berpikir seperti itu, kamu salah besar....ini salah satu kuliner yang wajib kamu kunjungi kalau kamu main ke Jogja.

    Awalnya aku main ke rumah teman di jalan kaliurang, karena perut mulai terasa lapar dan hari mulai gelap, akhirnya aku diajak makan, gak menunggu waktu lama kami pun langsung meluncur menuju TKP, maklum lah..sudah gak bisa diajak kompromi lagi...hehehe... Warung ini terletak di Jalan Kaliurang Km. 9,3 Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

kompasiana photo
     Saat tiba di depan, aku sempet kaget sih melihat banner tulisan "tengkleng gajah" sama seperti yang kalian pikirkan, awalnya kaget juga mendengar kata "gajah", lalu aku bertanya pada temanku,"itu maksudnya apa? daging gajah gitu? " dy menjawab "iya, itu daging gajah..enak lho" aku pun berjalan menuju kedalam warung tersebut. Lalu kami mulai melihat menu apa saja yang disajikan, berikut daftarnya :
  • Sate                                           : Rp. 29.000,-
  • Sate goreng                                : Rp. 29.000,-
  • Tongseng                                   : Rp. 29.000,-
  • Tongseng kepala                         : Rp. 29.000,-
  • Kepala goreng                            : Rp. 29.000,-
  • Tengkleng gajah                         : Rp. 29.000,-
  • Tengkleng gajah tongseng/goreng: Rp. 29.000,-
  • Gule                                           : Rp. 12.000,-
  • Nasi putih                                   : Rp. 4.000,-
  • Nasgor kambing                          : Rp. 17.000,-
  • Teh/jeruk es/panas                     : Rp. 3.000,-
  • Aneka juice                                 : Rp. 6.000,-
    Tengkleng adalah sejenis masakan sup khas Solo yang berbahan dasar daging, jeroan, dan tulang kambing yang hampir mirip dengan masakan gulai kambing, hanya saja dengan kuah yang lebih encer.“Warung ini lebih dikenal dengan nama Tengkleng Gajah karena porsi tengkleng yang disajikan cukup besar, sehingga diibaratkan sebagai tengkleng dengan porsi gajah.

    Setelah memesan menu, kami mengambil nasi sendiri sesuai selera. Disini kalau nasi memang boleh ngambil sepuasnya, jadi buat kamu yang doyan banget makan, gak perlu takut nasinya kurang. Berikut penampakan tongseng,tengkleng dan sate gajah.

jogjabagus.com
    Hidangan kami telah datang...yuk mari kita langsung icip-icip. Untuk rasanya, jangan ditanya, kuahnya yang cukup kental dengan bumbu rempah - rempah dipadukan dengan irisan cabai serat sayuran ditambah daging kambing yang empuk dan masih menempel ditulang yang berukuran cukup besar akan menambah kenikmatan saat menikmati hidangan ini. Bagi yang suka pedas, kalian bisa memesan tengkleng gajah sambal bawang, tapi buat kalian penyuka manis menu sate, tengkleng goreng dan gule bisa menjadi pilihan karena bumbu kecap yang mendominasi. 

    Untuk lokasinya juga cukup mudah di jangkau walaupun tidak ditengah kota. Dari perempatan Jl. Kaliurang di Ringroad Utara ke arah utara sampai kilometer 9, Cari pertigaan ke arah timur (kanan) sebelum lampu merah Merapi View.  Lokasi Tengkleng Gajah sekitar 1 km dari pertigaan tersebut di selatan (kanan) jalan , Lokasinya dikelilingi beberapa pohon rindang dan pakiran yang cukup luas. Jam buka warung ini mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB, tapi saat liburan ada kemungkinan warung akan tutup lebih cepat. Beruntung sih aku kesana setelah maghrib masih buka.

  Gimana apakah kalian penasaran juga?hehehehe...
   Berawal dari reunian kecil bersama teman yang baru datang dari jakarta, kami berkumpul di salah satu rumah temanku. Sempat bingung sih, mau nongkrong kemana karena kebanyakan pasti ramai, maklum lah malam minggu. Ada beberapa pilihan tempat nongkrong yaitu Tootoomoo Patisserie, Carpentier Kitchen, La Ricchi Ice Cream. Awalnya pengen ke Carpentier Kitchen, berhubung lagi tutup jadi kami memutuskan untuk makan ice cream aja. Setelah beberapa kali browsing, akhirnya kami memutuskan pergi ke La Riccchi yang beralamat di Jl. Indragiri 12-18 A11 Surabaya, tempatnya berada di sebuah ruko 3 lantai, berdasarkan hasil penulusuran di mbah google sih, tempatnya kece abis, cocok buat moment foto-foto. 
    
    Sampai juga di tempat tujuan, pertama kali membuka pintu kami dikejutkan dengan  dekorasi ruangannya yang keren dan unik. Kami langsung memesan ice cream yang berbeda dengan tujuan bisa saling mencicipi satu sama lain.

Strawberry Crepe Rp. 30.000

 
Japadog Rp. 35.000



Tour Rp. 35.000

    Setelah memesan menu tersebut kami berencana naik ke lantai atas, karena viewnya lebih bagus, tapi saat itu pelayannya bilang kalau lantai atas sedang di pel sekitar 10 menit kita menunggu tapi gak dikabarin kalu udah selesei. Saat kita tanya ke pelayan lainnya, katanya sudah dibersihkan dan boleh naik. Akhirnya kita naik ke lantai atas. 

Lantai Bawah

Lantai Atas (luar)

Lantai Bawah (dalam)






     Untuk rasa sih lumayan enak, tempatnya juga asyik buat nongkrong apalagi yang suka foto - foto, tapi untuk pelayanannya menurutku sih masih kurang, pelayannya kurang ramah dan terlalu cuek. Tapi untuk keseluruhan ini tempat dah OK lho buat kalian yang bingung mau cari tempat nongkrong dengan menu ice cream. Soal harga mulai dari Rp. 6.000 - Rp. 45.000. La Ricchi buka setiap hari jam 08:00 - 23:00. Gimana nih menurut kalian?