PULAU SEMPU : PULAU EKSOTIS DI SELATAN MALANG

, , No Comments
    Buat para backpacker, kali ini saya akan melanjutkan perjalanan menuju kota Malang. Kota ini memang banyak tempat wisata yang wajib dikunjungi, selain pemandangannya, udara yang masih sejuk dan segar pun menjadi pilihan yang tepat untuk berwisata bersama keluarga ataupun teman-teman. Saat itu saya pergi bersama teman- teman kampus beserta adek kelas,dan hasil survey memutuskan Pulau Sempu lah yang menjadi pilihan destinasi kita kali ini, semua perlengkapan serta biaya sudah di koordinasi oleh adek kelas, jadi saya sih cuma membayar saja dan tau beres,hehehehe...
 
Pulau Sempu
      Pulau Sempu merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa secara administratif berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis seluas 877 hektar ini adalah cagar alam yang di kelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia. Secara resmi tempat ini diakui sebagai cagar alam sejak 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.Pulau Sempu memiliki daya tarik utama nan memikat, yakni Laguna Segara Anakan, sebuah pantai di dalam pulau dengan hamparan pasir putih dan memiliki luas 4 ha. Air di laguna ini adalah air laut yang dipisahkan oleh bebatuan karang, itulah alasan kami hingga memutuskan mbolang ke pulau ini. Ok.. mari kita mulai ceritanya.

     Saat itu kami sepakat untuk berkumpul di kampus sekitar Pukul 20.00 WIB, untuk mempersiapkan semuanya sebelum berangkat, tapi ya namanya jam karet itu kayaknya sudah menjadi kebiasaan dan sulit untuk dihilangkan,termasuk saya..hahahaha...Ketika itu saya masih ada lembur kantor yang harus diselesaikan hingga pukul 21.00 WIB, cukup lelah memang, tapi karena mau liburan saya pun tetap bersemangat, pulang lembur saya balik ke kos untuk mandi,kemudian nunggu jemputan datang. Tak berapa lama kemudian, teman saya menjemput dan kita langsung cuss ke kampus. Setibanya dikampus kami pun berencana menunggu hingga pukul 24.00WIB , tapi ternyata terlalu lama kalu sampai menunggu jam segitu, akhirnya kita berangkat pukul 23.30 WIB, kami berangkat dengan rombongan ada sekitar 8 motor. Sekitar 2 jam kami sudah sampai di malang, dan berhenti di POM Bensin untuk beristirahat sejenak dan menunggu Adzan shubuh untuk melanjutkan perjalanan dikarenakan kabut dan kurangnya penerangan jadi sangat berbahaya. Setelah tiba pukul 03.30WIB, kami melanjutkan perjalanan menuju pulau tersebut. Pukul 05.00WIB kami sampai di Sendang Biru, Sebuah dermaga dimana kami akan naik perahu untuk sampai ke Pulau Sempu. Sebelum menyebrang, kami beristirahat dahulu dan ke POS lapor untuk melengkapi surat ijin masuk kawasan konservasi tersebut. 
 
Sendang Biru
     Kami menunggu di Sendang biru sambil makan serta berfoto-foto, karena kapal mulai beroperasi sekitar pukul 07.00WIB. Disini kami menyewa 2 perahu karena kapasitas perahu tidak cukup kalau harus memuat 16 orang sekaligus. Sewa perahu Rp.100.000 /rombongan. 

 Tak memerlukan waktu yang cukup lama untuk menuju ke pulau sempu, sekitar 15 menit kami telah tiba.eeiitss...tunggu dulu, kita masih harus berjalan kaki lagi sekitar 3 jam untuk sampai ke pulau eksotis itu, dengan melewati rute yang cukup ekstrim karena saat itu musim hujan, jadi jalanan sangat licin dan becek. Untuk menuju kesana kita pun menyewa guide biayanya sekitar Rp.100.000/rombongan untuk sekali jalan saja, cukup mahal bukan, tapi ini diwajibkan dengan alasan agar tidak tersesat. oh iya, diwajibkan membawa minum masing-masing ya karena perjalanannya cukup menguras tenaga.Banyak kendala yang kami alami saat berjalan, seperti kepleset, tidak cukup 1x ya..hahaha..sandal putus, kaki kena pecahan beling tapi semua itu terbayarkan saat kami mendengar deburan ombak yang menghantam tebing.

Perjalanan melewati hutan

      Akhirnya kami pun tiba, yang cewek- cewek sih datang terlebih dahulu, yang cowok-cowok masih menyusul dibelakang. Kami pun langsung menaruh barang di tepi tebing dan langsung berlari menuju air yang sangat bening. Tak lama para cowok pun datang dan langsung memasang tenda,setelah itu gantian para cewek untuk memasak makan siang, cuma mie goreng,tuna kaleng,beserta nasi.. nasi nya pun cuma masak sedikit karena pasukannya yang begitu banyak, gpp deh..asal semua bisa merasakan.

Berfoto bersama algojo..hihihihi...



 
      Setelah makan, kami beristirahat sekitar pantai, dan tanpa sadar kami semua tertidur, jadi kayak ikan dijemur lebih tepatnya...hahahah...Malam pun telah tiba,semakin lama semakin banyak pengunjung yang datang dan semakin ramai, udara disana pun menjadi panas, karena tenda yang berdempet-dempetan, belum lagi tenda yang berda di pinggiran air mulai mengungsi karena semakin malam air menjadi pasang. Kami tidak bisa merasakan angin sepoi-sepoi. Karena udara yang cukup panas, kami pun tidur di luar tenda sambil bersenda gurau,saking sering tertawa, saya jadi kebelet pipis,asal kalian tahu ya, disini gak ada WC/ Kamar Mandi, jadi kita BAB dan pipis ya disemak-semak begitu..hahaha..karena tidak berani ke atas tebing saya pun trpaksa bersembunyi dibelakang batu, yang parahnya lagi, saat itu saya memakai baju warna putih, mungkin dipikir penampakan kali ya, saya pun kena lampu senter ...byuh..pengalaman yang memalukan, trnyata bukan saya saja yang tidak bisa menahan,teman saya yang cewek pun juga malah kebelet BAB tengah malam, hahaa..saya hanya membayangkan gimana rasanya BAB di semak-semak begitu,beruntung saya tidak BAB..wkwkww...
    Tak lama hujan pun turun, akhirnya kami terpaksa mengungsi ke dalam tenda yang panas. Karena terlalu lelah kami tertidur sampai pagi. Matahari mulai terbit, kami siap - siap membereskan tenda dan pulang. Seperti berangkat, saat pulang pun kami berjalan lagi untuk naik perahu, kali ini tidak menggunakan Guide, kami mencari jalan sendiri,beruntung teman kami juga pernah kesini sebelumnya. Jalannya yang ditempuh juga tidak se ekstrim saat pertama kali kita datang dan kami berhasil menemukan jalan alternatif dan tidak memelukan waktu lama untuk sampai ke tempat menunggu perahu. Kami menelpon perahu yang mengantar kami kemarin. Kami pun tiba di sendang biru lagi, setelah itu kami mandi,dan juga makan... maklum lah,saat disempu makan seadanya dan tidak mandi,hahaha...Setelah semuanya selesei, kami melanjutkan perjalanan menuju kota Surabaya.

Sekian cerita dari kota Malang ya para Backpacker, masih banyak trip kita selanjutnya..see u