Hey buat kamu yang hobi jalan - jalan !! kamu...iya..kamu...pasti pengen dong berpetualang sampai ke pelosok negeri? pasti jawabannya pada "iya..mau" tapi tidak sedikit orang beranggapan kalau traveling itu mahal, dan pikiran seperti itu yang membuat orang mengurungkan niatnya untuk membatalkan sebuah perjalanan yang menyenangkan. 

 "Traveling - It leaves you speechless, then turn you into a storyteller "  -Ibn Batitta-

 Padahal kalian tau gak? traveling saat ini gak harus mahal dan ribet lho, dengan jalan-jalan ala backpacker kalian dapat melakukan perjalanan yang gak kalah seru,dan menyenangkan karena kita akan menemui hal - hal baru diluar perkiraan kita.


Kenapa memilih berpetualang ala backpacker?
  Banyak alasan orang kini lebih memilih berpetualang ala backpacker dibandingkan menggunakan jasa tour and travel karena dengan menjadi backpacker kita dapat mengenal spot wisata dan kaya pengalaman, lebih murah dan mudah, penuh tantangan, bisa menambah banyak teman. Dan prinsip dasar Backpacker itu sendiri:
   
 “Backpacker itu transport yang penting nyampe, tidur yang penting merem, makan yang penting kenyang”

Agar perjalanan kalian lebih murah dan hemat, ada 5 hal yang harus diperhatikan sebelum kalian melakukan perjalanan, mari kita bahas satu persatu ya :

TUJUAN


   Sebelum kita melakukan perjalanan, kita harus menentukan kemana kita akan jalan-jalan, karena ini akan mempengaruhi budget, apakah dalam kota, dalam negeri luar pulau, ataupun luar negeri. Sebelumnya kita bisa browsing dulu di internet tempat yang menarik untuk dikunjungi. Semakin jauh tujuan kita, semakin banyak juga dana yang disiapkan.


WAKTU



   Waktu berpetualang juga harus dipersiapkan dengan baik dan jauh-jauh hari, karena untuk memesan tiket kereta ataupun bis. Hal yang perlu kalian ingat, jangan berpetualang saat liburan sekolah, liburan panjang, ataupun hari besar karena harga tiket saat-saat tertentu tersebut terkadang bisa naik.

TRANSPORTASI


  Gunakanlah transportasi apapun yang menurut kalian murah untuk menuju tempat yang ingin di datangi. Misal kereta api, bis, kapal, kalau perlu pickup/ truk bareng sama mas-mas yang tujuan sama dengan yang hendak kamu datangi biar lebih hemat beib..heeehehe...Oh iya, untuk yang tujuan keluar negeri, kalau bisa cari tiket pesawat promo jauh-jauh hari, kudu siap mantengin laptop demi berburu tiket murah/gratis, biasanya tiket promo ada saat jam kalong (alias tengah malam) lho guys.

AKOMODASI


  Ini nih yang paling penting,Gak perlu yang mahal yang penting sih bisa merem dan meluruskan punggung aja itu udah jadi tempat yang nyaman buat backpacker setelah lelah jalan-jalan. Sama seperti halnya transportasi, untuk akomodasi pun kita harus cari yang semurah mungkin. Lupakan hotel bintang lima, yang tempat tidurnya sangat empuk, ruangan AC. Bagi para backpacker, itu pantang banget, kalau mau nyaman ya tidur aja dirumah.hahaha.... kalau mau bonek nih, bisa juga tidur di masjid, terminal, taman, ataupun dirumah warga. 
  
MAKANAN
   Makanan? yup...ini unsur yang paling penting banget, biar kita gak kehabisan tenaga di perjalanan. eeiittss...mau kayak gambar diatas? ntar dulu, buang jauh-jauh makanan seperti itu karena akan membuat anggaran membengkak, itu gambar diatas biar kalian pada semangat aja bacanya..hehehe... beberapa negara ataupun kota yang biaya hidup mahal, makanan pun ikut mahal juga kebanyakan, misalnya Singapore. Untuk mengakali agar kita bisa makan tanpa mengeluarkan budget yang besar kalian bisa bawa bekal dari rumah seperti cemilan ataupun makanan siap saji. Alternatif lain, kalian dapat membeli makanan yang murah tapi bisa mengeyangkan dan awet tahan lama, seperti roti, roti campur karet juga boleh..hehehehe...

Nah, sudah cukup jelas kan hal - hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum anda berpergian ala backpacker. Murah bukan berarti petualangan kalian tidak menyenangkan lho guys, Ok...silahkan dicoba dan tentukan trip kalian..
    Hai para traveler...lama juga nih gak ngeshare tentang jalan-jalan ya, kebanyakan kuliner akhir ini ya..hehehee...maklum lah, suasana hujan begini memang paling enak cerita tentang makanan sih,tapi kali ini kita kembali berpetualang lagi ya.. 

      Ok, traveler..setelah puas backpacker ke Bandung, Makasar, kita kembali lagi ke tanah Jawa ya, kali ini saya akan mengunjungi kota gudeg, yups...udah pada tau kan dimana tempatnya? Yogyakarta...tepat sekali..Entah kenapa ya, kota ini punya daya tarik tersendiri untuk datang lagi dan lagi kesini, gak ada bosennya deh. Kalau kalian bosen dengan tempat wisata yang ada di kota jogja seperti kraton jogja,malioboro, Taman Sari,Prambanan yuk mari kita beralih ke daerah Gunung Kidul. Daerah ini sekarang menjadi primadona wisata, banyak wisata alam yang sangat cantik di daerah ini.


     Kali ini kita akan jalan - jalan ke Embung Nglanggeran,udah pada pernah kesana belum? Bagi yang belum tau embung itu apa? Embung adalah istilah yang sering digunakan oleh orang jawa pada sebuah telaga buatan yang berfungsi sebagai sarana pegairan kebun buah milik warga sekitar. Embung Nglanggeran ini dulunya sebuah bukit yang dipotong kemudian dikeruk. Selain dari tadah hujan, air di telaga ini juga berasal dari sumber sumurup Gunung Nglanggeran.




    Embung Nglanggeran sendiri terletak di Dusun Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Karena tempat menginap kami daerah seturan yang tidak begitu jauh, kami cukup mengikuti jalan Wonosari, Sesampainya di pertigaan Polsek Patuk (setelah Bukit Bintang) kemudian belok kanan menuju Gunung Api Purba Nglanggeran,di sepanjang perjalanan menuju kesana banyak tower televisi yang kelihatan dari Jalan Piyungan. Sesampainya di basecamp Gunung Nglanggeran silahkan ikuti petunjuk arah. 

     Untuk menikmati keindahan Embung,cukup membayar retribusi sebesar Rp. 3000,00 saja. Untuk mencapai ke embungnya kita harus menaiki anak tangga terlebih dahulu. Setelah sampai di atas kita baru bisa menikmati pemandangan yang indah banget, kalau bosan memutari embung, kita juga bisa beristirahat di gazebo yang telah disediakan sambil menikmati  semilir angin sepoi-sepoi.

View Atas

Peraturan yang Wajib Dibaca
   Oh iya traveler, di Embung ini ada beberapa peraturan yang wajib kita baca terlebih dahulu, yaitu :
  •    Dilarang berenang di Embung
  •    Dilarang membuang apapun kedalam Embung
  •    Dilarang masuk / duduk di dalam pagar Embung
  •    Dilarang membuang sampah Sembarangan 
Saat kami sedang menikmati semilir angin dan juga makan cemilan yang kami bawa, tiba - tiba suasana mendung, karena dirasa akan turun hujan, akhirnya kami memutuskan untuk turun dan pulang karena masih ada lokasi wisata yang akan kami kunjungi lagi. 
Gimana,indah bukan? langsung aja deh meluncur kesana kalau kalian penasaran.
     Kabar gembira buat para pecinta duren... 

    Buat pecinta kuliner khususnya duren, kali ini saya akan berbagi cerita seputar Duren, Semua menu yang disajikan berbahan duren..yuuppss, siapa siH yang gak kenal sama duren? buah yang satu ini memang menjadi istimewa buat penggilanya, termasuk saya...hehehe... 

       Minggu siang gini memang pas banget buat nongkrong sama teman lama, kali ini bukan ke mall ya, tapi kita  kuliner. Buat kalian juga yang suka kuliner, tempat yang satu wajib dikunjungi di surabaya, yaitu RAJA DUREN, mulai dari minuman, jajanan, serta nasi sambal pakai durian ada disinI, terletak di jalan Medokan ayu 21 surabaya (depan UPN). Buka Dari hari senin - minggu jam 10.00 - 23.00 WIB

Raja Duren Resto
Tempatnya juga kece badai buat photo narsis sama teman-teman, selain itu juga cozy abis,konsepnya memang pas banget buat anak muda, terutama anak kampus ya.
Untuk menu lengkapnya silahkan nih dilihat di buku menunya yang unik, harganya juga cukup terjangkau lah ya,mulai dari Rp. 15.000, apalagi sekarang ada menu paket buat berempat, jadi lebih hemat ya guys.
Buku Menu
Setelah kami melihat menu-menunya, saya memesan Sop Buah Durian, dan Pancake Durian original. Sop buah ini terdiri dari irisan apel, strawberry, pisang, tentunya tidak ketinggalan juga buah duriannya. Rasa irisan pisang ini membuat rasa sop buah menjadi beda, umumnya kan sop buah tanpa pisang. Sedangkan sop rainbow durian ini terdiri dari sirup warna warni, tentunya dengan topping durian serta diberi serutan keju diatasnya. Wooww...so creamy banget rasanya.
Sop Buah Durian

Pancake Durian Original
Sambil menunggu pesanan saya datang, setelah membayar nanti di kasir akan diberi nomer meja seperti ini 
Tak berapa lama pesanan saya datang, teman saya juga memesan beberapa menu yang berbeda supaya kita bisa saling mencicipi..hihiihihih
Pancake Durian Nangka

Sop Rainbow Durian
Sambil menikmati panasnya kota surabaya, kami menikmati hidangan ala durian yang sungguh memanjakan perut, rasanya bikin lumer di mulut...gimana guys, kalian udah nyoba belum kuliner yang satu ini? 

Sekian perjalanan kuliner kita kali ini, tunggu kuliner selanjutnya yang gak kalah seru ya... :)

    Buat para backpacker, kali ini saya akan melanjutkan perjalanan menuju kota Malang. Kota ini memang banyak tempat wisata yang wajib dikunjungi, selain pemandangannya, udara yang masih sejuk dan segar pun menjadi pilihan yang tepat untuk berwisata bersama keluarga ataupun teman-teman. Saat itu saya pergi bersama teman- teman kampus beserta adek kelas,dan hasil survey memutuskan Pulau Sempu lah yang menjadi pilihan destinasi kita kali ini, semua perlengkapan serta biaya sudah di koordinasi oleh adek kelas, jadi saya sih cuma membayar saja dan tau beres,hehehehe...
 
Pulau Sempu
      Pulau Sempu merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa secara administratif berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis seluas 877 hektar ini adalah cagar alam yang di kelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia. Secara resmi tempat ini diakui sebagai cagar alam sejak 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.Pulau Sempu memiliki daya tarik utama nan memikat, yakni Laguna Segara Anakan, sebuah pantai di dalam pulau dengan hamparan pasir putih dan memiliki luas 4 ha. Air di laguna ini adalah air laut yang dipisahkan oleh bebatuan karang, itulah alasan kami hingga memutuskan mbolang ke pulau ini. Ok.. mari kita mulai ceritanya.

     Saat itu kami sepakat untuk berkumpul di kampus sekitar Pukul 20.00 WIB, untuk mempersiapkan semuanya sebelum berangkat, tapi ya namanya jam karet itu kayaknya sudah menjadi kebiasaan dan sulit untuk dihilangkan,termasuk saya..hahahaha...Ketika itu saya masih ada lembur kantor yang harus diselesaikan hingga pukul 21.00 WIB, cukup lelah memang, tapi karena mau liburan saya pun tetap bersemangat, pulang lembur saya balik ke kos untuk mandi,kemudian nunggu jemputan datang. Tak berapa lama kemudian, teman saya menjemput dan kita langsung cuss ke kampus. Setibanya dikampus kami pun berencana menunggu hingga pukul 24.00WIB , tapi ternyata terlalu lama kalu sampai menunggu jam segitu, akhirnya kita berangkat pukul 23.30 WIB, kami berangkat dengan rombongan ada sekitar 8 motor. Sekitar 2 jam kami sudah sampai di malang, dan berhenti di POM Bensin untuk beristirahat sejenak dan menunggu Adzan shubuh untuk melanjutkan perjalanan dikarenakan kabut dan kurangnya penerangan jadi sangat berbahaya. Setelah tiba pukul 03.30WIB, kami melanjutkan perjalanan menuju pulau tersebut. Pukul 05.00WIB kami sampai di Sendang Biru, Sebuah dermaga dimana kami akan naik perahu untuk sampai ke Pulau Sempu. Sebelum menyebrang, kami beristirahat dahulu dan ke POS lapor untuk melengkapi surat ijin masuk kawasan konservasi tersebut. 
 
Sendang Biru
     Kami menunggu di Sendang biru sambil makan serta berfoto-foto, karena kapal mulai beroperasi sekitar pukul 07.00WIB. Disini kami menyewa 2 perahu karena kapasitas perahu tidak cukup kalau harus memuat 16 orang sekaligus. Sewa perahu Rp.100.000 /rombongan. 

 Tak memerlukan waktu yang cukup lama untuk menuju ke pulau sempu, sekitar 15 menit kami telah tiba.eeiitss...tunggu dulu, kita masih harus berjalan kaki lagi sekitar 3 jam untuk sampai ke pulau eksotis itu, dengan melewati rute yang cukup ekstrim karena saat itu musim hujan, jadi jalanan sangat licin dan becek. Untuk menuju kesana kita pun menyewa guide biayanya sekitar Rp.100.000/rombongan untuk sekali jalan saja, cukup mahal bukan, tapi ini diwajibkan dengan alasan agar tidak tersesat. oh iya, diwajibkan membawa minum masing-masing ya karena perjalanannya cukup menguras tenaga.Banyak kendala yang kami alami saat berjalan, seperti kepleset, tidak cukup 1x ya..hahaha..sandal putus, kaki kena pecahan beling tapi semua itu terbayarkan saat kami mendengar deburan ombak yang menghantam tebing.

Perjalanan melewati hutan

      Akhirnya kami pun tiba, yang cewek- cewek sih datang terlebih dahulu, yang cowok-cowok masih menyusul dibelakang. Kami pun langsung menaruh barang di tepi tebing dan langsung berlari menuju air yang sangat bening. Tak lama para cowok pun datang dan langsung memasang tenda,setelah itu gantian para cewek untuk memasak makan siang, cuma mie goreng,tuna kaleng,beserta nasi.. nasi nya pun cuma masak sedikit karena pasukannya yang begitu banyak, gpp deh..asal semua bisa merasakan.

Berfoto bersama algojo..hihihihi...



 
      Setelah makan, kami beristirahat sekitar pantai, dan tanpa sadar kami semua tertidur, jadi kayak ikan dijemur lebih tepatnya...hahahah...Malam pun telah tiba,semakin lama semakin banyak pengunjung yang datang dan semakin ramai, udara disana pun menjadi panas, karena tenda yang berdempet-dempetan, belum lagi tenda yang berda di pinggiran air mulai mengungsi karena semakin malam air menjadi pasang. Kami tidak bisa merasakan angin sepoi-sepoi. Karena udara yang cukup panas, kami pun tidur di luar tenda sambil bersenda gurau,saking sering tertawa, saya jadi kebelet pipis,asal kalian tahu ya, disini gak ada WC/ Kamar Mandi, jadi kita BAB dan pipis ya disemak-semak begitu..hahaha..karena tidak berani ke atas tebing saya pun trpaksa bersembunyi dibelakang batu, yang parahnya lagi, saat itu saya memakai baju warna putih, mungkin dipikir penampakan kali ya, saya pun kena lampu senter ...byuh..pengalaman yang memalukan, trnyata bukan saya saja yang tidak bisa menahan,teman saya yang cewek pun juga malah kebelet BAB tengah malam, hahaa..saya hanya membayangkan gimana rasanya BAB di semak-semak begitu,beruntung saya tidak BAB..wkwkww...
    Tak lama hujan pun turun, akhirnya kami terpaksa mengungsi ke dalam tenda yang panas. Karena terlalu lelah kami tertidur sampai pagi. Matahari mulai terbit, kami siap - siap membereskan tenda dan pulang. Seperti berangkat, saat pulang pun kami berjalan lagi untuk naik perahu, kali ini tidak menggunakan Guide, kami mencari jalan sendiri,beruntung teman kami juga pernah kesini sebelumnya. Jalannya yang ditempuh juga tidak se ekstrim saat pertama kali kita datang dan kami berhasil menemukan jalan alternatif dan tidak memelukan waktu lama untuk sampai ke tempat menunggu perahu. Kami menelpon perahu yang mengantar kami kemarin. Kami pun tiba di sendang biru lagi, setelah itu kami mandi,dan juga makan... maklum lah,saat disempu makan seadanya dan tidak mandi,hahaha...Setelah semuanya selesei, kami melanjutkan perjalanan menuju kota Surabaya.

Sekian cerita dari kota Malang ya para Backpacker, masih banyak trip kita selanjutnya..see u

     Kota Makassar merupakan destinasi wisata dan kuliner yang wajib dikunjungi para traveller, selain keindahan alamnya, kulinernya pun gak kalah seru buat dicoba para pecinta kuliner. Banyak kuliner khas dari kota tersebut, mulai dari yang ringan seperti pisang Epe, Es Palu Butung, Es Pisang Ijo, Sarabba serta kuliner yang lebih mengenyangkan seperti Sop Konro, Pallu Bassa, Coto Makassar, Sop Sodara, Mie Titi dan masih banyak lagi.

      Setelah lelah bermain di Trans Studio Makassar, saya bersama keluarga pergi mencari tempat kuliner untuk memanjakan perut yang dari tadi sudah mulai keroncongan. Kami sengaja tidak mencari tempat makanan di dalam Mall tersebut karena kulinernya ya standar layaknya Mall yang ada di Surabaya juga. Kami sengaja ingin menyantap masakan khas Makassar yang sebelumnya belum pernah kami coba. 
      
       Di Makassar, selain coto makassar yang sudah biasa di dengar ada juga kuliner yang tak kalah lezat  yaitu Pallu Basa Serigala. Apa??? Serigala?? kedengarannya kulinernya sangat ekstrim bukan??...eiiiiittss...tunggu dulu, pallu basa merupakan sejenis sop dengan bahan dasar daging beserta jeroan kerbau, miirip dengan coto hanya saja menggunakan santan kental dan kelapa parut sangrai. sedangkan SERIGALA sendiri merupakan nama jalan yang sudah terkenal akan Pallu Bassa nya, tempat ini banyak direkomendasikan oleh orang sebagai ikon kulner yang sudah terkenal dari dulu, Langsung saja kita meluncur kesana.
     
        Setibanya kita ditempat makan tersebut, terlihat suasana ramai para pengunjung., langsung saja saya memesan pallu basa disertai sepiring nasi, saat memesan pelayannya menanyakan apakah ingin dicampur telur atau tidak, saya memutuskan memakai telur saja. Tidak berapa lama, hidangan pun datang. Saya langsung menyantapnya, hmmm...benar saja, rasanyanya sangat lezat dan gurih dengan citarasa rempah yang khas. Agar semakin mantap, saya tambahkan perasan jeruk nipis serta sambal. Kami menyantapnya dengan lahap. 


Karena hari semakin larut, kami menyudahi perjalanan wisata dan kuliner kami untuk kembali pulang kerumah. Sekian perjalanan kami, buat traveller jangan lupa mampir ke Makassar ya!!!

     Belum lengkap rasanya kalau ke makassar tanpa kuliner, kuliner ringan yang terkenal disana yaitu Pisang Epe. Disepanjang jalan pantai losari banyak pedagang yang menjual jajanan termasuk pisang epe. Akhirnya kami berhenti untuk duduk di salah satu kaki lima penjual pisang epe. Kami pun memesan berbagai varian dari menunya, pilihan rasa mulai rasa keju, durian, cokelat dan orisinal. Bedanya hanya di cara penyajian saja. Rasa cokelat, maka pisang diberi siraman susu cokelat. Untuk rasa keju, pisang diberi taburan parutan keju. Rasa durian, maka pisang disiram vla durian sebagai kuahnya. Sementara rasa orisinal, hanya diberi kuah gula aren aja. 

    Saat itu kami memesan rasa orisinil, durian dan keju. Bagi pecinta rasa yang tidak begitu manis, anda bisa memesan rasa yang orisinil, karena tidak cepat enek dan tidak terlalu manis. Bagi pecinta durian, menu rasa durian ini wajib dicoba,karena sensani rasanya durian dan manisnya pisang membuat semakin meleleh di lidah.                        

Pisang Epe Rasa Keju


     Cara membuatnya pun cukup mudah,  Bahan pisangnya dipilih dari pisang kepok yang setengah tua kemudian dibakar setengah matang terlebih dahulu. Setelah cukup lembek, pisang diletakkan di jepitan  yang terbuat dari kayu dan dilapisi alumunium untuk kemudian ditekan sampai pipih. Proses pembakaran dua kali. Pisang dibakar lagi di bara arang yang panas agar lebuh empuk dan renyah. Mengapa disebut pisang epe karena ada proses dipenyet dulu setelah dibakar pertama.

    Setelah dirasa cukup matang, pisang ditata di atas piring, baru disiram dengan lelehan gula merah seperti gula aren cair yang sudah sudah diberi pandan. Untuk pesanan coklat dan keju pastilah diberi susu kental manis rasa cokelat dan taburan parutan keju sesuai pesanan.
Harga pisang epe satu porsi dengan isi tiga pisang bakar orisinal Rp 6.000. Rasa cokelat, keju, dan durian menjadi Rp 8.000. Penjual pisang epe di pantai Losari mulai berjualan di sore hari  pukul 16.00 sampai malam hari pukul 24.00 WITA. Dari tempat pedagang ini, pembeli juga bisa melihat saat terbenamnya matahari. Nikmat sekali makan pisang epe sambil melihat sunset. Rasanya lokasi makan pisang epe sambil  melihat sunset hanya ada di Makassar.

      Sekian Wisata kuliner kita di Makassar, oh iya...ada juga Pisang Nugget yang gak kalah seru rasanya. 
 

       Setelah di Bandung, yuk mari kita terbang ke pulau Sulawesi nan eksotis...kali ini kita travelling bukan ala2 ransel dulu ya para backpacker, sekali kali kita jalan - jalan ala koper. Akhir tahun merupakan waktu yang pas untuk menghabiskan masa cuti serta menikmati libur panjang menyambut tahun baru, saya memutuskan untuk jalan-jalan bersama keluarga ke sulawesi selatan, tepatnya di kota Makassar. Kota yang terkenal keindahan alamnya di timur Indonesia

      Saat itu kami berangkat dari Bandara Juanda pukul 18.00 WIB dan sampai di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 20.30 WITA, karena disana waktunya lebih cepat 1 jam. Sampai disana, kami menginap dirumah kakak yang kebetulan punya suami orang sana. Sesampainya dirumah kakak, kami pun semua istirahat untuk melanjutkan perjalanan esok hari. Akhirnya pagi pun tiba, kami semua bersiap untuk berangkat jalan-jalan menuju PANTAI LOSARI. Perjalanan tidak jauh dari rumah, mungkin sekitar setengah jam perjalanan. Sesampainya dipantai, kami pun berjalan-jalan disekitar pantai tersebut. Pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer). 

Pantai Losari
Pantai Losari
Masjid Amirul Mukminin
     Hari pun telah siang, waktunya sholat dzuhur, kami pun mengunjungi masjid terapung Amirul Mukminin yang terletak di pantai Losari juga. Karena Mesjid dengan arsitektur modern itu memang dibuat di bibir pantai dengan pondasi cukup tinggi, maka dalam keadaan air pasang terlihat seperti terapung di laut.  

    Masjid indah di pinggir pantai losari itu dibalut  warna putih yang dominan dan abu-abu serta juga dilengkapi menara yang tinggi menjulang serta memiliki kubah dengan diameter 9 meter, menambah keanggunan mesjid tersebut. Mesjid ini diresmikan  oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla (mantan wapres dan terpilih lagi menjadi wapres dari pasangan Joko Widodo) pada 21 Desember 2012 silam. Kelihatannya mesjid ini tidak terlalu luas, namun ternyata, mampu menampung sekitar 400 jamaah. Suasana di dalam Masjid ini terasa nyaman meskipun lokasinya berada di daerah terik. Mungkin karena masjid dibuat agak terbuka sehingga angin laut bisa masuk dengan bebas.  
Di bawah kubah itu, pengunjung dapat menggunakannya untuk beribadah sambil menikmati keindahan pantai Losari. Sambil menunggu matahari terbenam kita bisa naik ke bagian atas, menikmati suara deburan ombak. Angin yang bertiup cukup kencang dan menunggu matahari terbenam. Indah sekali. 

     Pelataran dan jembatan yang luas bisa menjadi tempat untuk berfoto ria mengabadikan keindahan mesjid terapung di pantai Losari ini. Menjelang sore hari kami pun duduk sekitar pantai sambil menikmati pisang epe,kuliner khas makassar.