BATU CINTA SITU PATENGGANG

, , 1 comment
     Haiiii backpacker...kita lanjut cerita kemarin yuk !!! langsung aja ya..

Lokasi BATU CINTA

Panorama Situ Patengan / Patenggang

        Setelah puas jalan jalan di kawah putih, kami pun lanjut perjalanan ke situ patengan atau situ patenggang naik angkutan yang kita carter tadi. 

        Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik. Situ patenggang juga memiliki pemandangan alam yang asri, karena disekitarnya terdapat hamparan kebun teh. Berdasarkan informasi yang tertera di lokasi wisata, situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan (saling mencari). Mengisahkan cinta Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Mereka berpisah untuk sekian lamanya. Karena cintanya yang begitu mendalam, mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan "Batu Cinta". Dewi Rengganispun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara /Pulau Sasaka). Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.Berhubung saya pergi dengan teman cewek, jadi cintanya gak abadi...hahahahaa
   
     Sebelum kita sampai di batu cinta, kita harus menyebrangi danau terlebih dahulu dengan menggunakan perahu, tiket masuknyanya waktu itu masih Rp.6.000,-/orang, sedangkan untuk sewa perahu, untuk sewa perahunya sendiri sekitar Rp.20.000,-/orang setelah nego. 

           Yup, kita langsung naik perahu menuju lokasi batu cinta, menikmati semilir angin serta pemandangan yang asri saat naik perahu, untuk sampai di lokasi batu cinta tidak memerlukan waktu yang lama, skitar 15 menit kita sudah sampai.
Kisah BATU CINTA



       Anda dapat membaca kisah dari batu cinta tersebut di sebuah lukisan batu dengan panorama. dari kutipan tersebut menceritakan dua insan yang telah lama berpisah "Ki Santang dan Dewi Rengganis" karena asmaranya yang begitu dalam, akhirnya mereka dipertemukan kembali di sebuah tempat yang disebut BATU CINTA, batu inilah yang menjadi saksi bisu pertemuan mereka.

BATU CINTA SITU PATENGAN
   Nah, karena hari semakin gelap dan kita harus kembali lagi ke penginapan, maka saatnya saya dan teman saya mengakhiri petualangan di ciwidey,bandung selatan. Kita naik angkutan tadi sampai terminal cibereum, setelah itu kita naik bis mini sampai ke terminal belakang stasiun hall, setelah itu kita jalan kaki sampai penginpan yang gak begitu jauh dari terminal tersebut. Sampai di penginapan kita langsung mandi, makan lalu istirahat untuk menyiapkan tenaga jalan lagi besok ke daerah bandung utara, tunggu lanjutan ceritanya ya... :)